Bab 4
Pengolahan dan Kewirausahaan
Bahan Nabati dan Hewani Menjadi
Produk Kosmetik
A.
Produk Kosmetik
Kecantikan adalah salah satu anugrah tuhan yang tidak
ternilai. kita sebagai mahluk yang diberi kehidupan dengan tubuh yang utuh dan
lengkap. Salah satu cara menjaga , merawat dan memelihara kecantikan adalah
dengan menggunakan produk kosmetik. Oleh sebab itu memulai usaha produk
kosmetik dengan bahan baku nabati/hewani merupakan salah satu peluang usaha
yang potensial.
1.Pengertian
Produk Kosmetik
Kosmetik sudah dikenal orang sejak zaman dahulu . Di mesir , 3000
tahun sebelum masehi telah digunaan berbagai bahan alami untuk kosmetik , baik
yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun hewan. Di Indonesia sendiri sejarah
tentang kosmetologi telah dimulai jauh sebelum zaman penjajahan belanda.
Kosmetika adalah bahan atau campuran bahan untuk di gosokkan,
dilekatkan, dituangkan, dipercikan atau disemprotkan. Produk kosmetik adalah
produk yang di manfaatkan pada bagian luar tubuh manusia dengan tujuan untuk
perawatan/pemeliharaan, melindungi, mengubah/memperbaharui penampilan pada
tubuh.
2.
Aneka Jenis Produk Kosmetik
Menurut Food, Drug and Cosmetic Act (FD & C Act)
penggunaan kosmetik lebih ditunjukan untuk membersihkan , meningkatkan
kecantikan atau meningkatkan daya tarik dan mengubah penampilan bukan untuk
menangani penyakit kulit. berdasarkan di ataas yang termasuk kosmetik adalah
pelembab kulit, masker , lulur , parfum , lipstik , cat kuku , makeup mata dan
muka , shampo . cat rambut , sediaan cairan pengkriting , pasta gigi dan
deodoran.
Penggolongan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI berdasarjan kegunaan dan
lokalisasi pemakaian pada tubuh, kosmetika digolongkan menjadi 13 golongan.
1. Preparat untuk bayi :
minyak bayi, bedak bayi, dan lain-lain
2.
Preparat untuk mandi :
minyak mandi, bath capsules, dan lain-Lain.
3.
Preparat untuk mata :
maskara, eye shadow, dan lain-lain
4. Preparat wangi-wangia :
parfum, toilet water , dan lain-lain
5. Preparat untuk rambut :
cat rambut, hairspray, pengering rambu dan lain-lain.
6.
Preparat pewarna rambut : cat
rambut, Hair bleach, dan lain-lain
7. Preparat Makeup (kecuali mata) :
lipstik, rogue, bedak muka , dan lain-lain
8.Preparat untuk kebersihan mulut :
mouth washes, pasta gigi, breath freshener, dan lain lain
Penggolongan kosmetik berdasarkan kegunaannya yaitu:
1. Higiene tubuh = sabun,
shampo , cleansing.
2. Rias =
makeup, hair color
3. Wangi-wangian =
deodoran, parfum , after shave
4. Proteksi/Pelindung = sunscreen dan
lain lain
3.
Kandungan dan Manfaat Bahan Nabati/Hewani Sebagai Produk Kosmetik
Bahan nabati dan hewani memili kandungan dan manfaat / khasiatnya
masing-masing.Berikut
ini uraian bahan nabati dan hewani yang dapat dimanfaatkan sebagai produk
kosmetik
a. Pisang ( Musa Paradisiaca)
Pisang adalah tumbuhan
berukuran besar dan berdaun lebar memanjang berasal dari suku musaceae.
Kandungan gizi yang terdapat pada pisang matang adalah 99 kalori, 1,2 g
protein, 0,2 g lemak, 25,8 mg karbohidrat, 0,7 serat, 8 mg kalsium, 28 mg
fosfor, 0,5 mg zat besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B , 3 mg vitamin C ,
dan 72 g air.
Berikut manfaat pisang untuk merawat kecantikan antara lain:
1. melembabkan kulit
2. menghilangkan bekas jerawat atau cacar
3. menghaluskan tangan dan kaki
4. menghaluskan kulit wajah
b. Wortel (Solanum cycioursicum)
Wortel mengandung vitamin A,
likopen , falcarinol, berhasiat untuk mencerahkan kulit,menghilang kan
bercak/flek hitam. serta mencegah kanker.
c. Alvokad (Persea americana)
Alpukat mengandung vitamin E ,
vitamin K , zat besu, sterolius, minyak. berhasiat sebagai pelembut dan
pelembab alami untuk wajah , serta mengurangi penuaan dini.
d. Papaya (Carica papaya)
Papaya termasuk salah satu buah yang
mengandung vitamin C. yaitu 48 x lipatnya dari vitamin C buah apel , papaya
berfungsi sebagai detoksifikasi yang meremajakan kulit wajah dari dalam, juga
mampu mengangkat sel kulit mati dan mencegah kerut wajah, papaya mengandung
papain, berkhasiat mengurangi peradangan, menghilangkan bekas jerawat, dan
memutihkan kulit.
e. Lidah Buaya (Aloe Vera)
Lidah buaya mengandung eksudat, aloe
emoedyn, glikoida, vitamin dan mineral , berkhasiat untuk mencerahkan kulit ,
mengurangi bekas jerawat dan luka , melawan ketombe, mendinginkan kulit kepala,
mencegah kerontokan rambut.
4.
Teknik Proses Produksi Kosmetik
a. Destilasi/penyulingan
Destilasi adalah suatu metode pemisahan bahan kimia
berdasarkan kecepatan/kemudahan menguap/volatilitas bahan atau teknik pemisahan
kimia berdasarkan perbedaan titik didih. Teknik ini biasanya digunakan untuk menghasilkan
zat yang mudah menguap. contohnya produk kosmetik parfum
b. Saponifikasi
Saponifikasi adalah pencampuran minyak/lemak
dengan basa kuat (KOH/NaOH). Contoh produkkosmetik : Sabun
c. Penghancuran, sedimentasi/pengendapan, pengeringan.
Contoh produk kosmetik : Masker, Lulur
d. Pencampuran
Contoh produk kosmetik : Shampo
B.
Pembuatan Bahan Nabati Menjadi Masker Bengkuang
Istilah
masker wajah tidak asing bagi kita. Sering sekali masker wajah kita dengar dan
lihat melalui iklan,cetak, radio,tv. Masker wajah digunakan untuk memperhalus
dan memperindah wajah, karena banyak dari kita terkadang mengalami masalah
dengan kulit wajah baik itu berminyak, jerawat dan kusam.
Sebagian besar kita
menggunakan masker wajah untuk hal-hal berikut.
a. Membersihkan dan memperbaiki pori-pori kulit
b. Membersihkan kotoran dan minyak pada lapisan kulit
yang lebih dalam, serta mengangkat sel-sel kulit mati
c. Mengurangi iritasi kulit
d. Menimbulkan perasaan sejuk dan nyaman pada kulit
e. Menghaluskan lapisan luar kulit
f. Sebagai pelembap dan penyegar kulit
1. Bahan Pembuatan
Masker Bengkuang
Bengkuang adalah umbi berwarna putih dengan bentuk seperti
gasing, merupakan tanaman yang berasal dari daerah tropis Amerika dan termasuk
suku Fabacea atau polong-polongan. Bengkuang dikenal bisa membersihkan dan
memutihkan kulit dan menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah. Buah ini
sangat baik bagi kulit karena mengandung vitamin B1, vitamin C, pachyrhizon,
fosfor, dan kalium.
2. Alat- Alat yang Digunakan dalam Pembuatan Masker Bengkuang
Alat-alat yang digunakan pada pembuat masker bengkuang antara
lain seperti berikut.
a. Pisau
b. Parutan
c. Saringan
d. Baskom
e. Gelas ukur
f. Alat pengering
Hal-hal
yang harus diperhatikan dalam penggunaan alat pada pembuatan masker bengkuang
antara lain:
a. Kebersihan alat yang
digunakan.
b. Alat yang digunakan tidak bereaksi dengan bahan baku.
c. Higienisitas alat dan bahan.
3. Proses Pembuatan Masker Bengkuang
Pembuatan masker adalah
contoh dari tahapan pembuatan produk kosmetik. Adapun yang harus diperhatikan
adalah tahapan/proses pembuatan dalam membuat karya pengolahan agar dapat
dihasilkan karya pengolahan yang sesuai kegunaan, nyaman digunakan, tepat dalam
pengolahan,m memiliki nilai estesis dalam penyajian maupun kemasan, aman bagi
kehidupan manusia.
Langkah
kerja pembuatan masker bengkuang adalah sebagai berikut.
a. Persiapan alat dan bahan
b. Bengkuang dicuci sampai bersih dengan air mengalir, kemudian kupas kulitnya.
c. Bengkuang yang telah dikupas, kemudian diparut hingga halus.
d. Bengkuang yang telah diparut dicampurkan dengan air sampai filtratnya
terekstrak semua. Lalu disaring dengan
menggunakan saringan.
e. Hasil saringan diendapkan selama ± 1 jam.
f. Endapan yang telah terbentuk dikeringkan menggunakan sinar matahari.
g. Hasil pengeringan dikemas menggunakan kantong kertas atau bisa mengggunakan
kantong plastik.
4. Keselamatan Kesehatan
Kerja pada Proses Pembuatan Masker Bengkuang
Hal-hal yang harus
diperhatikan adalah sebagai berikut:
a. Selalu mencuci tangan
sebelum dan sesudah bekerja.
b. Memakai pakaian
kerja/celemek.
c. Menggunakan penutup
kepala.
d. Memakai sepatu yang tidak
terbuka dan dalam keadaan bersih.
e. Setelah selesai
menggunakan alat, bersihkan dan kembalikan ke tempat semula dengan rapi dan
bersih.
C. Penyajian dan
Kemasan Produk Kosmetik
Umumnya, produk kosmetik dikemas dengan bahan kaca,
plastik, aluminium, dan bagian luarnya
dimodifikasi dengan bahan alami seperti kelobot jagung. Bentuknya pun
beraneka ragam, bisa disesuaikan dengan bahan bakunya seperti parfum mawar
bentuknya seperti mawar
D. Perawatan Produk Kosmetik
Produk
kosmetik/ make up memang mempunyai umur kadaluarsa. Tetapi, jika tidak benar
menyimpannya, maka kosmetik bias rusak ditandai dengan berubahnya warna atau
berbau, padahal belum seharusnya kadaluarsa.
Beberapa hal yang harus
diperhatikan dalam merawat produk kosmetik adalah sebagai berikut.
1. Tutup rapat kemasan setelah selesai
menggunakannya dan letakkan pada tempat yang sejuk.
2. Gunakan kuas atau spons saat menggunakan
kosmetik
3. Bersihkan wajah dan pastikan wajah dalam
keadaan kering saat akan merias wajah.
4. Pastikan tangan dalam keadaan bersih dan
kering jika harus menyentuh produk kosmetik.
E. Wirausaha Produk
Kosmetik
1. Promosi Perencanaan Produk Kosmetik
Untuk mengomunikasikan produk ini perlu
disusun strategi yang disebut dengan strategi promosi, yang terdiri atas empat
komponen utama, antara lain:
a. Periklanan (advertising)
Yaitu
sebuah komunikasi non personal yang harus diberikan imbalan/pembayaran kepada
sebuah organisasi atau dengan menggunakan media massa
b. Promosi penjualan (sales promotion)
Yaitu
insentif jangka pendek untuk meningkatkan penjualan suatu produk atau jasa
dimana diharapkan pembelian dilakukan skarang juga.
c. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling)
Penjualan
tatap muka merupakan sebuah proses dimna para pelanggan diberi informasi dan
mereka dipersuasi untuk membeli produk-produk melalui komunikasi secara
personal dalam suatu situasi perekrutan.
d. Publisitas atau Hubungan Masyarakat
Yaitu
bentuk komunikasi nonpersual dalam bentuk berita sehubungan dengan organisasi
tertentu atau tentang produk-produknya yang ditransmisi melalui perantara media
masa, dan publikasi tidak pungut biaya sama sekali tetapi bukan juga Cuma-Cuma.
2. Langkah-Langkah Melakukan Wirausaha
Perencanaan pendirian usaha akan memberikan uraian
tentang langkah-langkah apa saja yang harus diambil, agar sesuai sasaran, baik
berupa target, petunjuk pelaksanaan, jadwal waktu strategi, taktik, program
biaya, dan kebijaksanaan.
Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat akan mendirikan
usaha, yaitu mencakup hal-hal berikut:
a. Pemilihan jenis usaha
hal pertama yang dilakuakan sebelum menentukan jenis usaha
adalah analisa SWOT:
1. Strenght(kekuatan)
Bahan baku masker bengkuang mudah didapat, murah, proses
pembuatannya mudah.
2. Weakness(kelemahan)
Proses pembuatannya sangat tergantung pada cuaca. Memerlukan
cuaca panas.
3. Opportunity(kesempatan)
Manfaat bahan alami yang tergantung pada bengkuang dapat
membersihkan dan memutihkan kulit, sehingga banyak orang yang membutuhkannya.
4. Threat(ancaman)
Adanya pesaing, cuaca yang tidak mendukung menyebabkan
produk berjamur.
b.Nama Perusahaan
setiap perusahaan harus memiliki nama.
c.Lokasi Perusahaan
Lokasi usaha ditentukan didaerah yang dekat dengan bahan
baku, tidak jauh dari lokasi rumah pengelola, dan tidak terlalu jauh dari
jangkauan pasar yang akan dituju.
d. Perizinan Usaha
Izin usaha dipersiapkan, antara lain NPWP dari kantor
pajak, akte notaris dari kantor notaris SIUP/TDP dari dinas perindustrian
Kota/Kabupaten, dan izin PRT dari dinas kesehatan kota/Kabupaten.
e. Sumber daya manusia
Sumber daya manusia yang dipersiapkan terdiri atas 3 orang
pendiri, yang mempunyai tugas masing-masing sebagai:
1. Penanggung jawab produksi
2. Penanggung jawab
pemasaran
3. Penanggung jawab
administrasi dan keuangan
f. Aspek Produksi
3. BEP (Break Event
Point)Usaha Pembuatan Produk Kosmetik
BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau
investasi suatu kegiatan usaha atau sebagai penentu batas pengembalian modal.
BEP produksi dan BEP harga.
BEP merupakan alat analisis
untuk mengetahui nilai produksi atau volume produksi suatu usaha untuk mencapai
nilai impas yang artinya suatu usaha tersebut tidak mengalami keuntungan maupun
kerugian.
BEP produksi dan BEP harga
dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
BEP
Produksi = Total biaya
Harga Penjualan
BEP
Harga = Total Biaya
Total Produksi